Tweet Me!

18.5.12

Pintu Mama Tak Pernah Terkunci


(Untuk Kartika-kaka)
----- 8 april 2012
 
Hari pertama sekolah taman kanak-kanak … kaka bangun lebih awal dari biasanya, lebih semangat, lebih mandiri. Pergi sendiri tanpa ada orang rumah yang mengantar, hanya dengan mobil jemputan karena ma harus dinas pagi-pagi, pa juga harus kantor, juga karena ka ros harus jaga yudho, kaka melangkah pasti dengan rol jeans kecil dan kemeja warna-warni, karena belum ada seragam sekolah, pulang sekolah kaka juga masih semangat, Ma tau kaka paling hebat dan percaya diri….
Seminggu setelah itu ma dapat surat dari sekolah untuk ambil seragam, jam sembilan ma ke sekolah kaka, waktu lihat ma .. kaka langsung menangis, ma tau kaka menangis bukan karena takut di sekolah, tapi karena cemburu lihat teman-teman ditunggui mamanya.
Lima belas tahun setelahnya kaka kuliah ditempat yang jauh dari pandangan ma, itu-pun kaka urus sendiri semuanya, kaka mandiri karena ma tau kaka hebat dan percaya diri.
Kaka tidak mungkin tidak pernah tau kalau sekarang ma yang menangis, bukan karena ma takut tapi karena ma cemburu lihat teman-teman ma berjalan berdua dengan anak perempuannya.
Tapi biar jauh kaka … ma yakin kaka juga pengen kita jalan-jalan dan cerita lagi berdua …. Tapi karena kaka hebat, kaka tahan semuanya sampai kuliah selesai dan pulang ke rumah lagi…. Karena pintu mama tak pernah terkunci….
Waktu kau  masih kecil
Dan hanya berjarak sentuhan
Aku melindungimu dengan selimut
Melawan udara malam dingin
Tapi kau sekarang sudah besar
Dan diluar jangkauan
Aku melipat tanganku
Dan melindungimu dengan DOA